Dear Kekasih ku,
Apa kabar diri mu disana? Bahagiakah?
Ku harapkan kau selalu bahagia.
Kekasih ku, maaf tak bisa lagi
memperhatikan mu, bukan karena ku keberatan untuk memperhatikan mu tapi aku
mengalah meski sesungguhnya ingin ku perjuangkan cinta ku pada mu,tapi aku harus mengalah pada pilihan mu meskipun ini meyiksa ku, dan semoga pilihan mu mampu membahagiakan
mu. Maafkan aku kalau memiliki kekurangan dalam mencintai mu.
Kekasih ku, aku memiliki sejuta
pertanyaan yang ingin ku tanyakaan pada mu.Namun, hanya sedikit yang mampu ku tanyakan. Kau lupakah pada ku? Kau marahkah
pada ku? Kekasih ku,,masih adakah rasa sayang mu pada ku seperti awal kita
bersama?
Kekasih ku dimana letak salah dan
kurang ku?
Kekasih ku,,mengapa bukan aku yang
menjadi pilihan mu, pilihan untuk mendampingi mu dalam duka dan suka, mendampingi
mu dalam segala perasaan dan emosi mu?
Masih adakah yang kurang dari diri
ini? Kekasih ku, waktu kita memang tak banyak selama ini untuk bersama, apakah
itu kurang ku, bukannya aku telah berusaha untuk dekat pada mu? Kau tau itukan
kekasih ku. Bisa kau katakan kekasih ku.
Kekasih ku,,aku tidak akan
memberatkan pilihan mu, aku tidak akan menyalahkan pilihan mu, dan aku tidak
akan marah atau benci pada mu. Kalau kau mau bercerita pada ku, semuanya dari
awal aku akan mendengarkan dengan penuh perhatian dan pengertian, alasan mu
memilih dia dan apa kurang ku selama ini pada mu. Semua yang kau katakan akan
aku percaya dan setelahnya pun aku tidak akan membenci mu.
Kekasih ku, rasa cinta yang tulus
pada mu, tidak mampu membuat ku benci pada keputusan mu. Yang terjadi adalah
aku makin mencintai mu. Ingin sekali memperjuangkan mu. Bisakah??
Kekasih ku, aku mencintai mu. Kaulah
belahan jiwa ku. Sampai kapan pun. Tetap kau lah pilihan hati ku. Tak akan
berubah.
Kekasih ku,,aku mencintai mu. Dengan
tulus, dengan segala kekurangan mu dengan segala keburukan mu dan kau memang
yang terbaik. Aku meyakini itu.
Kekasih ku..doa ku pada Allah untuk
kita masih sama, masih doa yang sama yang ku panjatkan untuk kita dari awal
pertemuan kita.
“Ya Allah, jodohkan kita. Jodohkan kita untuk bersama dalam hubungan
yang Kau halalkan, jodohkan kita Ya Allah”
Itulah kekasih ku sepenggal doa ku
kepada Allah, dan sampai detik ini masih sama.
Bolehkah aku berdoa seperti itu
kekasih ku??
Kekasih ku, aku rindu dengan perhatian
mu, aku rindu kata-kata manis mu, aku rindu senyuman mu, aku rindu marah mu,
aku rindu egois mu, aku merindukan semua yang ada pada diri mu.
Kekasih ku, terima kasih.
Aku mencintai mu.
i love u :-*
ReplyDelete