Diantara
kita pastilah memiliki do’a yang berbeda-beda yang disampaikan kepada Tuhan.
Cara menyampaikannya pun berbeda-beda sesuai dengan kepercayaan kita
masing-masing.
Namun ada
yang sama dari doa kita yang dilakukan dengan cara yang berbeda-beda itu. Kita
semua menginginkan untuk dikabulkan. Doa yang kita panjatkan dengan sepenuh hati
untuk terkabulkan seperti yang kita inginkan.
Tapi
bagaimana Tuhan menjawab doa kita??
Sesuaikan
dengan harapan kita??
Atau malah
berbeda dengan harapan kita??
Semua
takdir Tuhan, DIAlah yang mempunyai semua kendali terhadap kita. DIAlah yang
mengetahui yang terbaik untuk semua makhluk ciptaannya.
Lalu apakah
kita harus menyerah??
Tuhan tidak
menyukai makhluk ciptaannya untuk menyerah, Tuhan menyukai makhluk ciptaannya
untuk terus berusaha, percaya, yakin dan ikhlas bahwa selalu ada yang terbaik
yang telah Tuhan persiapkan.
Aku sendiri
memiliki sejuta doa bahkan bertriliyunan doa yang ingin dikabulkan oleh Tuhan.
Bagaimana
dengan kalian??
Doa yang
pertama tentulah, ingin sekali aku menjadi orang yang bersih dari dosa, tanpa
dosa, sesuci bayi yang baru lahir. Tapi tidak mungkin, buat ku semua orang memiliki dosa bahkan
orang-orang yang kita anggap mereka “alim”.
Jadi doaku yang pertama adalah “Ya Allah, aku telah kau ciptakan untuk
tujuan dan takdir yang telah Engkau buat sedemikian rupa, aku meminta pada Mu
ya Allah, jadikanlah aku orang yang sanggup menjalani takdir MU dengan ikhlas
dan benar”.
Bagaimana
dengan doa kalian??
Menerima
takdir dengan ikhlas adalah cara ku menjalani hidup. Berusaha tidak mengeluh.
Aku
memiliki satu doa lagi. Ingin didekatkan dengan jodohku, ditakdirkan untuk
menjadi pasangan yang terbaik dengan jodoh yang telah ditakdirkan Tuhan.
Terkait jodoh,
seorang teman pernah berucap tentang apa itu jodoh.
Teman ku
berucap seperti ini, “jodoh itu dibagi menjadi 2, yang pertama jodoh
dipertemukan dan yang ke dua jodoh dipersatukan. Mana yang Tuhan tentukan untuk
kita, ya semua Tuhan yang tahu, kita hanya menjalani”.
Apa jodoh
menurut sahabat??
Lalu dimana
posisi jodohku sekarang?? Dipertemukan atau dipersatukan?
Aku dan dia
ternyata hanya dijodohkan dan ditakdirkan untuk bertemu, bertemu dengan tujuan
yang telah ditentukan Tuhan yang tidak pernah kita tahu apa itu.
Dipisahkan dengan
cara yang menyakitkan, dipisahkan dengan cara yang tidak membuat semua menjadi
lebih baik, dipisahkan dengan cara tersiksa dan dipisahkan dengan cara “hina”.
Menyalahkan
Tuhan??
Astagfirullah…aku tidak akan seperti itu. Aku tetap berusaha
menerima takdir dari Tuhan ini, yang telah disusun dengan apik, telah
dipertimbangkan.
Masih ada
doa yang sama untuk ku sampaikan kepada Tuhan. Doa untuk kebahagian dia, doa
untuk pilihan yang menurut dia baik, doa untuk dia selalu sehat dan agar Tuhan
selalu menjaganya untuk ku.
“Ya Allah, aku terima takdir Mu ini, kuatkan
aku, jadikan aku orang yang ikhlas, terimakasih untuk kesempatan yang telah KAU
beri ini. Ya Allah yang Maha mengetahui sesungguhnya hanya Engkaulah yang
paling mengetahui semua perkara yang hamba Mu alami sekarang, dan hanya
Engakulah yang paling tahu yang terbaik”.
“Ya Allah, tolonglah hamba, tolong jagakan
dia untuk hamba, lindungi dia, hamba tak sanggup menjaga dia dengan baik, tak
sanggup menjalankan takdir yang Engkau berikan dengan baik, maafkan hamba ya
Allah. Tolonglah hamba ya Allah jaga dia, beri dia kebahagian’’.
Amien
Dan bismillah
aku siap menjalani takdir ku..

No comments:
Post a Comment