Monday, July 23, 2012

Pekerjakan Saya

Belum lama lulus dari pendidikan perguruan tinggi. Sudah membuat saya "pusing" memikirkan mendapatkan kerja.

Siapa sih, yang tidak berharap segera mendapatkan perkerjaan setelah lulus dari bangku kuliah. Mempunyai pekerjaan, tidak lagi bergantung pada kedua orang tua, belajar mandiri,  pelan - pelan merajut impian, melakukan ini itu. Tapi...ini malah berbanding terbalik.

Sudah hampir 1 tahun saya menganggur alias belum bekerja setelah lulus kuliah. Mimpi yang sudah di rajut diawal proses mencari kerja, pelan - pelan menjadikan cambuk untuk terus berjuang dan semangat mencari dan mencari. Don't Give Up

Pekerjaan itu banyak yang mau memperkerjakan kita itu yang "JARANG". Sudah melamar kerja ke sana ke mari, ke perusahan ini itu, dengan basic ilmu pendidikan yang saya tempuh dulu, namun takdir belum mempertemukan saya dengan perkerjaan tersebut.

Dalam proses ini, saya belajar untuk lebih sabar dan makin sabar. Dan terus berkeyakinan bahwa pasti suatu saat akan datang waktu yang tepat, yang akan memberikan saya kesempatan untuk bekerja dan mencari sebagain rejeki yang disebarkan oleh Allah SWT di muka bumi ini.

Menjadi suatu kebanggan buat saya, apabila saya bisa bekerja dan bisa membahagiakan kedua orang tua saya. Kesuksesan saya nantinya akan saya persembahkan kepada kedua orang tua. Kesuksesan buat saya adalah bukan seberapa banyak materi yang saya hasilkan nantinya, tapi sukses adalah saya mampu membuat orang lain bahagia dengan kesusksesan saya.

"Saya berhak untuk suskses dan sukses adalah hak saya".


 

Wednesday, July 11, 2012

Jodoh Ku Maunya Kamu

Bismilahhh...inilah ingin ku, mendapatkan ''kembali" jodoh ku. 

Genap satu tahun kami bersama (3 bulan masa "pembelajaran"). Masa 3 bulan itu, memberi kita waktu untuk saling berpikir dan mencari apa arti dari semua ini. Takdir??? Jodoh??? 

Inilah takdir kami. Inilah waktu kami. Kami dipertemukan kembali. Aku bertemu kembali dengan Sang Kekasih. Memegang tangannya, menyentuh kulitnya, menatap matanya, memeluknya dan mencumbunya. Dia kembali pada ku, bukan keinginannya, tapi karena keinginan ku. Aku ingin buktikan bahwa cinta ku memang tulus padanya. Mau bersamanya kembali, mencintainya kembali.

Aku melupakan segala luka yang ditorehkan dalam hati ini. Karena, cinta yang tulus buat ku adalah aku sanggup mencintainya sama seperti sebelum dia melukai ku. Dan akan mencintainya lebih dari yang lalu.

Satu tahun bersamanya, mengenalnya, memahaminya dan mengertinya, memberikan ku harapan untuk bisa menjadi jodohnya. Mendampinginya adalah impian ku dari awal kami saling berkenalan. Keyakinan ini yang selalu menjadi penguat ku dikala "galau" melanda. Aku meyakini dengan kuat bahwa aku tercipta untuk bersamanya. 

Dia bukan orang yang sempurna tapi dia terbaik untuk ku, karena dia adalah pilihan ku. 

Jodohku inginku adalah dia. Bisa menjadi teman hidupnya dan matinya. Bisa selalu bersamanya dalam duka dan sukanya.

-Aku mencintai mu Sang Kekasih-